Baru saja dipublikasikan
Book

Analyzing Cultural Diplomacy in President Habibie’s Speech through Critical Discourse Analysis

As the world's culture superpower, cultural diplomacy is an important issue to Indonesia which was noted by the frequency of cultural diplomacy done by Indonesian political figures in recent years. This paper analyzes Bacharuddin Jusuf Habibie's speech in 2014 in the United States to foreign scholars observing the process and system of Indonesian democracy. The aim of this paper is to analyze the quality of the speech's cultural diplomacy and identifying the Indonesian cultural diplomacy speech model by Mr. Habibie. This descriptive qualitative method paper examined Mr. Habibie's speech video, which was published in 2016, through the perspective of linguistics. Specifically, this paper analyzed the speech through a critical discourse analysis (CDA) framework and the cultural diplomacy guide that is published by the Indonesian Ministry of Education and Cultural Affairs in 2018. Although the speech was never explicitly intentioned as a speech to promote Indonesian culture, this paper founds that Mr. Habibie has done the action of cultural diplomacy through this specific speech. However, Mr. Habibie's cultural diplomacy is found to be different from the Indonesia's Ministry of Education and Cultural affairs' cultural diplomacy guide which prompted the need to have a reexamination and re-construction of the guide.
Book

Perlon Unggahan Wangsa Banokeling

Book

Pengantar Manajemen Era Digital

Paling banyak dilihat
Book

Pengembangan Ekonomi Lokal

Buku ini lebih dikhususkan pada kegiatan pengabdian masyarakat tim dosen ITS berbasis produk. Kegiatan abmas berbasis produk merupakan kegiatan abmas yang lebih menitikberatkan pada pemanfaatan hasil penelitian ataupun kegiatan abmas yang di dalamnya mengandung implementasi hasil penelitian dengan luaran berupa teknologi/purwarupa/karya lainnya yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat umum, industri, instansi pemerintah maupun untuk lingkungan internal ITS. Tema yang diambil berkaitan Pengembangan Ekonomi Lokal . Kegiatan ini melibatkan masyarakat lokal di Kabupaten Jombang, Tuban, Trenggalek dan Nganjuk yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.
Book

Tinta Cinta Pencerah Peradaban

Guna meningkatkan serta membangun budaya literasi pada anak, perlu ditanamkan sejak dini pengenalan aksara dengan cara bermain serta menyenangkan. Hal ini yang harus dilakukan karena seorang memang harus memiliki budaya literasi sejak dini. Namun tentunya belajar literasi atau pengenalan aksara tetap harus disesuaikan dengan tumbuh kembang anak. Pendidikan literasi anak tentunya akan berbeda sejak dini. Pada usia dini, anak tidak bisa langsung diajari membaca huruf atau teks. Kita perlu menegaskan, bahwa pendidikan literasi usia dini harus memperhatikan prinsip pertumbuhan anak, di mana anak tumbuh berkembang dan bermain. Selama ini pendidikan literasi pada anak usia dini masih sering salah kaprah. Di mana, salah satu alasan penyebab pendidikan literasi yang salah adalah ekosistem pendidikan yang tidak mendukung sesuainya pendidikan literasi pada anak usia dini. Saat ini, masih terdapat perbedaan persepsi antara guru PAUD dan SD mengenai pengertian literasi pada anak yang masih perlu disamakan. Di satu sisi, guru PAUD mengajarkan literasi secara bermain, sementara di SD kemampuan literasi dituntut secara paripurna. Selain itu, kehadiran pojok baca itu diharapkan mampu mengurangi penggunaan gadget atau gawai yang berlebihan pada anak. Dalam buku ini, siswa SD diajak untuk ikut mengasah literasi dengan menulis dan berkarya yang disesuaikan dengan tingkatan level kelas mereka. Dari mulai rubrik “Karyaku” yang memuat hasil torehan krayon dari anak kelas satu, dilanjutkan dengan rubrik “Kreatifitasku” yang memuat hasil seni melipat dari anak kelas dua, serta memuat puisi, pengalaman dan cita-cita dari anak kelas atas. Selain karya siswa, buku ini juga memuat karya guru berupa tulisan yang berdasarkan pengalaman selama berjuang di dunia pendidikan demi menceredaskan anak bangsa. Dari literasi ini, diharpkan seluruh siswa bisa terbias dengan budaya yang membangun pendidikan sehingga nantinya, anak-anak bisa betul-betul menjadi generasi emas di tahun yang akan datang.
Ambil pil merahnya. Tingkatkan pengalaman penerbitan Anda.
Ini repositori institusi diberdayakan oleh Neliti, sebuah website builder gratis untuk penyedia konten akademik. Pindahkan repositori, jurnal, maupun konferensi Anda ke Neliti dan temukan dunia yang penuh dengan beragam prospek penerbitan. Pindah sekarang right-arrow-icon